Loading

Lebih dari setengah dari kita tinggal di kota. Pada tahun 2050, dua pertiga umat manusia 6,5 miliar orang akan menjadi perkotaan. Pembangunan berkelanjutan tidak dapat dicapai tanpa secara signifikan mengubah cara kita membangun dan mengelola ruang kota kita.
Pesatnya pertumbuhan kota akibat meningkatnya populasi dan meningkatnya migrasi telah menyebabkan ledakan di kota-kota besar, terutama di negara berkembang, dan permukiman kumuh menjadi ciri kehidupan perkotaan yang lebih signifikan.
Membuat kota berkelanjutan berarti menciptakan peluang karir dan bisnis, perumahan yang aman dan terjangkau, serta membangun masyarakat dan ekonomi yang tangguh. Ini melibatkan investasi dalam transportasi umum, menciptakan ruang publik hijau, dan meningkatkan perencanaan dan manajemen perkotaan dengan cara partisipatif dan inklusif.
| Kode Indikator | Indikator | Sumber Data | Satuan | Baseline (2021) | Realisasi Pencapaian | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
2022
|
2023
|
2024
|
2025
|
2026
|
|||||
| Tidak ada data. | |||||||||